Kamis, 27 Oktober 2011

Contoh Pembuatan Iklan dengan Program Adobe After Effect dan Final Cut Pro





Adobe After Effects
adalah produk piranti lunak yang dikembangkan oleh Adobe, digunakan untuk film dan pos produksi pada video. pada awalnya merupakan sebuah software produk dari Macromedia yang sekarang sudah menjadi salah satu produk Adobe.

Adobe After Effects adalah sebuah software yang sangat profesional untuk kebutuhan Motion Graphic Design. Dengan perpaduan dari bermacam - macam software Design yang telah ada, Adobe After Effects menjadi salah satu software Design yang handal. Standart Effects yang mencapai sekitar 50 macam lebih, yang sangat bisa untuk mengubah dan menganimasikan obyek. Disamping itu, membuat animasi dengan Adobe After Effects, juga bisa dilakukan dengan hanya mengetikkan beberapa kode script yang biasa disebut Expression untuk menghasil pergerakan yang lebih dinamis.

Adobe After Effects memiliki fitur - fitur penting, misalnya Adobe After Effects memiliki alat untuk membuat Shape ( seperti yang terdapat pada Adobe Photoshop ). Pada Adobe After Effects terdapat Keyframe seperti yang terdapat pada Adobe Flash ( cara menganimasikannya juga hampir sama ). Terdapat juga Expression yang hampir mirip dengan Action Script pada Flash, dan masih banyak lagi yang lain (wikipedia).


Final Cut Pro
adalah sebuah software professional untuk menyunting video yang dikembangkan oleh perusahaan Macromedia Inc. dan lalu dilanjutkan oleh perusahaan Apple Inc. Final Cut Pro 7 dapat berjalan pada PC (Personal Computer) Mac yang bersistem operasi Mac OS X versi 10.5.6 atau yang lebih baru dan juga menggunakan prosesor Intel. Software ini memungkinkan pengguna untuk mencatat dan menangkap video ke harddisk (internal atau eksternal), agar dapat diedit, diolah, dan menghasilkan output ke berbagai format.

Contoh beberapa film yang disunting dengan aplikasi Final Cut Pro: The Social Network (2010), Eat Pray Love (2010) dan X-Men Origins: Wolverine (2009).

Sejarah

Randy Ubillos membuat tiga versi pertama dari Adobe Premiere, aplikasi penyunting video digital pertama yang terkenal. Sebelum versi 5 dirilis, kelompok Ubillos dipekerjakan oleh Macromedia untuk membuat KeyGrip, dibangun dari bawah ke atas sebagai program penyunting video yang lebih profesional berdasarkan Apple QuickTime. Macromedia tidak bisa merilis produk karena dapat menyebabkan mitranya Truevision bermasalah dengan Microsoft, karena KeyGrip yang dibuat tersebut (sebagiannya) berdasarkan teknologi dari Microsoft yang memberikan lisensi untuk Truevision dan kemudian pada gilirannya untuk Macromedia. Persyaratan dari kesepakatan lisensi itu menyatakan bahwa hal itu tidak akan digunakan bersama dengan QuickTime. Dengan demikian, Macromedia terpaksa untuk tidak mengeluarkan produk tersebut dari pasar sampai solusi dapat ditemukan. Pada saat yang sama, perusahaan Truevision memutuskan untuk lebih fokus pada aplikasi yang mendukung web, lalu mereka berusaha menemukan pembeli untuk aplikasi non web termasuk KeyGrip, yang pada tahun 1998 berganti nama menjadi Final Cut.

Final Cut ditunjukkan di dalam demonstrasi ruangan private sebagai alpha 0.9 pada paparan National Association of Broadcasters (NAB) tahun 1998 setelah Macromedia mengundurkan diri. Pada demonstrasi itu, baik versi Mac dan Windows ditampilkan. Ketika tidak ada pembeli yang dapat ditemukan, lalu Apple yang membelinya. Ketika Apple tidak bisa menemukan pembeli pada gilirannya, maka dilanjutkan dengan pengembangan aplikasi, dengan berfokus pada penambahan FireWire / mendukung DV dan di NAB tahun 1999 Apple memperkenalkan Final Cut Pro.

Pada bulan Agustus 2002, aplikasi ini memenangkan Primetime Emmy Engineering Award untuk dampaknya pada industri televisi.

Final Cut Pro 4 diumumkan pada bulan April 2003. Aplikasi ini memasukkan tiga aplikasi baru: Compressor digunakan untuk transcoding antara format video, LiveType untuk sertifikasi tingkat lanjut, dan Soundtrack untuk pembuatan soundtrack musik. Aplikasi ini juga dibundel dengan Cinema Tools, yang sebelumnya dijual terpisah bagi para pembuat film yang bekerja dengan telecine.

Pada bulan April 2004, Final Cut Pro versi 4.5 diperkenalkan dan bermerek Apple sebagai “Final Cut Pro HD” karena dukungan aslinya untuk tape Panasonic berbasis format DVCPRO HD untuk 720p dan 1080i HD yang dikompresi lewat FireWire. (software tersebut telah mampu mengedit HD terkompresi sejak versi 3.0, tetapi pada waktu itu diperlukan kartu video yang mahal dan penyimpanan berkecepatan tinggi).

Final Cut Pro 5 diumumkan pada acara pra National Association of Broadcasters di bulan April, dan dikirim pada bulan Mei 2005. Final Cut Pro 5 menambahkan dukungan untuk format HDV berkembang bagi HD terkompresi, yang sebelumnya telah didukung oleh sepupunya Final Cut Pro, Final Cut Express. Final Cut Pro 5 juga menambahkan dukungan format P2 Panasonic untuk merekam video HD DVCPRO ke kartu memori daripada tape.

Pada hari minggu, 15 April 2007, Apple mengungkapkan Final Cut Pro 6.0 sebagai dasar dari bundel Final Cut Studio 2.

Pada tanggal 23 Juli 2009 Final Cut Pro 7 atau Final Cut Studio 3 dirilis, tapi aplikasi itu belum dalam 64-bit.
Teknologi
Kelebihan

Mendukung format video HD dari generasi terbaru camcorder seperti: AVHCD, AVC-Intra, AVCAM, DV, DVCAM, DVCPRO, DVCPRO HD, DVCPRO 50, HDV.
Mendukung format keluaran AVC-Intra, AVI, DVD, FLV, MPEG-1, MPEG-2, MP4 atau QuickTime, R3D, XDCAM EX, XDCAM HD, XDCAM 422 atau JVC.
Dapat mengedit video secara real-time oleh beberapa kamera.

Kekurangan

Hanya dapat berjalan di OS Mac dan pada versi 10.5.6/sesudahnya
Tidak mendukung file inputan FLV
Tidak ada trial

System Requirements

Sistem Operasi: Mac OS X v10.5.6 atau sesudahnya
Processor: 1.25 GHz P4, Intel Core Duo atau Xeon
RAM: 1 GB
HDD: 4 GB
Kartu Grafik: ATI atau NVIDIA


referensi:
http://en.wikipedia.org/
http://ilhamsk.com/apa-itu-final-cut-pro/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar